The Kite Runner
Saturday, February 3rd, 2007 “Kalau kau membunuh seorang pria, berarti kau mencuri kehidupannya. Kau mencuri seorang suami dari istrinya, merampok ayah dari anak-anaknya. Kalau kau menipu, kau mencuri hak seseorang untuk mendapatkan kebenaraan. Kalau kau berbuat curang, kau mencuri hak seseorang untuk mendapatkan keadilan” Kata - kata itu di ucapkan oleh Ayah kepada anaknya, ketika anaknya bertanya: apa yang haram di dunia ini ? Kalimat yang bagus ini ada di halaman 30, chapter 3. Buku novel The Kite Runner, karya Khaled Hosseini.
My father read the kite runner book; I always want to know the story of that book. When my dad finished reading, I straight to take the book. “You have to read that book Saras, that book is nice….” My father said with his excited expression of that book.
This book tells, there are 2 boys name Hassan and Amir. Amir has a dad he always called him Baba or dad. His dad was very famous and rich. But, Hassan fathers only a maid in Amir Family. They (Hassan and Amir) always together, since masa kecil mereka sama.
One day, people know if, Hassan is a Hazzara. Hazzara are (kaum yang dianggap derajatnya rendah karena sebagian dari kaum itu jadi (pembantu).
Hassan dan Amir sudah meneggelamkan pertemanan mereka. Amir memaksa Hassan pergi dari rumahnya. Amir selalu merasa berdosa sama Hassan sebab, ketika Hassan diperlakukan buruk sama seseorang (dan Amir melihat kejadian itu), tetapi dia gak mau nolong sama sekali….. Amir hanyalah seorang pengecut!!!
Setelah mereka berdua tumbuh dewasa, Hassan kembali ke kampung halaman yang ada di luar Afghanistan, Sedangkan Baba dan Amir mengalami penjajahan di Afghaistan oleh negara Rusia. Mereka kemudian terpaksa pindah (ngungsi) ke Amerika serikat. Disana, baba meninggal karena sakit. Sedangkan Amir menikah sama perempuan yang namanya: Soraya.
Kisah Amir Yang meniggalkan negera Afghanistan itu persis dengan kisah Khaled Hosseini (pengarang cerita The Kite Runner ini). Dia juga niggalin Afghanistan selama 4 tahun untuk nemenin ayahnya tugas di Perancis. Sekarang, Khaled berprofesi sebagai dokter dan journalist. Ini buku Khaled yang pertama. Khaled itu orang Afghanistan yang pertama kali meluncurkan buku dalam bahasa Inggris. Makanya, larisnya banget…banget…
Sayang, aku belum ngelanjutin baca nih buku (baru baca sampai halaman 420, masih 200 an halaman lagi). Waktu sih ada, tapi “niat” lagi kebawa arus males!